Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

1.10 Mawar untuk Karin

Gambar
Pagi hari yang sangat cerah Karin sudah sampai di depan gerbang sekolah. Bibirnya tersenyum kepada babe (sebutan untuk penjaga sekolah), babe juga ikut tersenyum membalas sapaannya. Melewati koridor sekolah Karin berjalan perlahan-lahan menghirup udara segar. Langkahnya terhenti karena dilihatnya seorang cowok berdiri di depannya dan ia sedang mengunci sebuah ruangan sambil memegang gitar di tangan kirinya. Cowok itu menegok ke sebelah kirinya dan cukup kaget dengan kehadiran Karin disitu. Kemudian cowok itu tersenyum dan menyapa Karin.   “Oh hai Karin.” Sapa cowok itu. “Hai kak Reza.” Karin balik menyapa. “Kok tumben pagi-pagi kamu udah sampe?” Tanya Reza dengan sopan. “Emang kenapa kak?gak boleh?” Jawab Karin yang dengan bingung. “Hmm mumpung masih pagi ikut aku yuk Kar.” Ucap Reza yang langsung  menarik tangan Karin. “Mau kemana emang?” Tanya Karin kepada Reza yang sama sekali tidak menghiraukan pertanyaannya. Reza masih memegang tangan Karin. Dia memba...

1.8 Bertemu teman di masa lalu

Seorang pemuda putih tinggi sedang asik menikmati pemandangan. Saat melihat pemandangan yang bagus dia mengabadikannya dengan kameranya. Pemuda ini membawa kamera SRL yang dikalungkan didadanya. Pemandangan sebuah komplek yang asri dan indah ini dengan keadaannya yang tidak terlalu ramai. Ditambah sore hari yang sangat cerah. Karin berjalan menyusuri jalanan yang sepi. Rimbun pepohonan yang terkena tiupan angin membuat suara gemuruh. Karin menikmati suasana ini. Diperlambat langkahnya menuju rumah. Berlawanan arah dengan Karin, seorang pemuda yang sedang mengabadikanpemandangan mengarahkan kameranya kearah sebuah pepohonan yang rimbun. Dimata kameranya tertangkap sosok seorang gadis mungil yang sedang berjalan dibawah rimbunnya pepohonan. Dizoom sedikit kameranya, dan terlihatlah muka gadis itu. Diabadikannya gambar-gambar tadi. Karin berjalan semakin dekat dengannya begitu juga dengannya yang berjalan mendekat ke Karin. Mereka bertemu dibawah rimbunnya pepohonan. Karin yang le...