1.10 Mawar untuk Karin
Pagi hari yang sangat cerah Karin sudah sampai di depan gerbang sekolah. Bibirnya tersenyum kepada babe (sebutan untuk penjaga sekolah), babe juga ikut tersenyum membalas sapaannya. Melewati koridor sekolah Karin berjalan perlahan-lahan menghirup udara segar. Langkahnya terhenti karena dilihatnya seorang cowok berdiri di depannya dan ia sedang mengunci sebuah ruangan sambil memegang gitar di tangan kirinya. Cowok itu menegok ke sebelah kirinya dan cukup kaget dengan kehadiran Karin disitu. Kemudian cowok itu tersenyum dan menyapa Karin. “Oh hai Karin.” Sapa cowok itu. “Hai kak Reza.” Karin balik menyapa. “Kok tumben pagi-pagi kamu udah sampe?” Tanya Reza dengan sopan. “Emang kenapa kak?gak boleh?” Jawab Karin yang dengan bingung. “Hmm mumpung masih pagi ikut aku yuk Kar.” Ucap Reza yang langsung menarik tangan Karin. “Mau kemana emang?” Tanya Karin kepada Reza yang sama sekali tidak menghiraukan pertanyaannya. Reza masih memegang tangan Karin. Dia memba...