Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

2.6 Perkelahian

Gambar
Di Sekolah, Adit dan teman-temannya sedang makan sambil bercanda-canda di kantin. Di kejauhan Dion, Intan dan teman-temannya berjalan ke arah kantin. Dion, Intan serta teman-teman Intan duduk dan memesan makanan. Dion melihat Adit bersama teman-temannya. Akhir-akhir ini Dion selalu melihat Adit, tapi tanpa ada Tasya di sampingnya. Sudah beberapa hari ini (sejak Dion melihat Adit bermain sepak bola di lapangan tanpa Tasya) dia tidak melihat Tasya. kemana anak itu. Padahal mereka satu sekolah. Harusnya mereka bisa saling bertemu atau setidaknya Dion bisa melihat kehadiran Tasya. Bel masuk berbunyi semua siswa siswi berhamburan masuk kelas dan meneruskan pelajaran yang tertunda akibat bel istirahat tadi. Setelah jam pelajaran usai semuanya kembali berhamburan ke luar kelas untuk pulang. Dipinggir lapangan, Adit sudah berganti baju dan memegang bola. Setiap hari kamis dia selalu ikut latihan futsal. Dion yang masih berada di sekolah menghampiri Adit. “Dit,” panggilnya. Adit m...

2.5 Kecelakaan

Gambar
Adit berjalan menghampiri Tasya yang sudah menunggunya dari tadi.  “Lama yah?” ucapnya. “Ngga kok, yuk pulang” ajak Tasya. “Oke,” ucap Adit lalu mengandeng tangan Tasya. Hari ini Adit mengantar Tasya pulang ke rumah. Sejak kejadian di rumah Adit waktu itu, dia yang mengantar Tasya ke sekolah dan mereka semakin dekat.  Perlahan-lahan Adit masuk ke dalam kekehidupan Tasya. Dia mulai mengantikan posisi Dion. Sekarang Tasya selalu bersama Adit. ** Sore ini Tasya membantu saudaranya Gina membuat tugas yang akan dikumpulkan besok. Tapi print di rumah Gina tidak bisa dipakai karena tintanya habis. Tasya memberi ide untuk mengeprint ke fotocopyan deket rumah Gina. Tasya dan Gina bergegas ke fotocopyan. Setelah mereka sampai, Gina mengeprint tugasnya. Tasya melihat seorang anak kecil yang akan menyeberang jalan, tapi dari arah sebaliknya ada motor yang sedang ngebut. Entah apa yang membuat Tasya untuk melangkah untuk menolong anak itu. Dia berlari dan mendorong anak ...

12.12 is a bad day

12 maret 2014 Rabu pagi, jam 5.00 gue bangun dan melihat keluar rumah. Hujan turun meski tidak deras. Setelah mandi dan siap-siap ternyata hujan masih belum berhenti juga. Gue coba bbm temen sekampus yang rumahnya deket. Dia bilang dia ngga ngampus karena hujan dan akan masuk di mata kuliah selanjutnya. Sempet sih kepikiran untuk ngga ngampus tapi….. hari ini minggu pertama kuliah. Masa sih ngga ngampus? Akhirnya gue berniat berangkat. Sebelum berangkat gue pamit sama ibu terus ke kamar ayah buat pamit. Pas pamitan sama ayah, dia sempet tanya “Mau berangkat?” dan gue jawab “Iya.” Setelah itu gue keluar rumah. Hujan memang turun tapi tidak begitu deras. Gue sama ade gue yang hari itu ngampus juga berangkat bareng-bareng. Kita jalan kaki sampe ke jalan raya. Waktu perjalanan menuju jalan raya, gue yang berpencar sama ade gue masuk ke gang kecil disamping masjid. Saat berjalan melewati gang ternyata ada sedikit genangan air sekitar 5 cm. setelah melewati genangan air itu sepatu dan...